Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Pilkades PAW Desa Sri Mulyo Sukses Digelar, Made Mawan Terpilih

7
×

Pilkades PAW Desa Sri Mulyo Sukses Digelar, Made Mawan Terpilih

Sebarkan artikel ini

Banyuasin-BreakingNewspost.id — Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Sri Mulyo, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin, berlangsung lancar dan tertib, Rabu (8/4/2026). Proses pemilihan berjalan sesuai dengan tahapan yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Camat Air Saleh, Mulyadi, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dilaksanakan mengacu pada regulasi, di antaranya Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 serta Perda Kabupaten Banyuasin Nomor 3 Tahun 2017.

“Pelaksanaan Pilkades PAW ini berjalan dengan baik sesuai tahapan. Tentu mekanismenya berbeda dengan Pilkades reguler, karena dilakukan melalui musyawarah desa,” ujarnya usai kegiatan.

Dalam pemilihan tersebut, dua calon kepala desa bersaing, yakni Ardiman (nomor urut 1) dan Made Mawan (nomor urut 2). Berdasarkan hasil musyawarah desa yang diikuti oleh 99 peserta yang merupakan perwakilan masyarakat, Made Mawan berhasil unggul dengan perolehan 57 suara, sementara Ardiman memperoleh 42 suara.

Dengan hasil tersebut, Made Mawan ditetapkan sebagai Kepala Desa PAW terpilih Desa Sri Mulyo.

Terkait pelantikan, Camat Air Saleh menyampaikan bahwa prosesnya akan segera dilaksanakan setelah Surat Keputusan (SK) Bupati Banyuasin diterbitkan.

“Untuk pelantikan, secepatnya akan dilaksanakan setelah SK Bupati ditandatangani,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa panitia pemilihan diharapkan segera menyampaikan laporan hasil pemilihan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD), untuk selanjutnya diteruskan kepada Bupati melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyuasin.

Pelaksanaan musyawarah desa tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya anggota DPRD, pihak kepolisian dari Polsek Makarti Jaya, unsur TNI dari Koramil setempat, serta perangkat desa, tokoh masyarakat, dan unsur pengamanan lainnya.

Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bagian dari upaya memastikan proses demokrasi di tingkat desa berjalan aman, transparan, dan kondusif.

Reporter: Mulyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *