Kupang-BreakingNewspost.id — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menegaskan pentingnya disiplin dan konsistensi sebagai fondasi utama meraih kesuksesan saat melakukan kunjungan ke SMA Negeri 9 Kupang, Senin (27/4/2026) pagi.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambros Kodo, Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTT Linus Lusi, serta Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Lery Rupidara.

Dalam kesempatan itu, Wagub bertindak sebagai pembina apel yang diikuti Kepala Sekolah Adelgina Liu, para guru, serta 387 siswa kelas X dan XI.
Dalam arahannya, Johni Asadoma menekankan bahwa disiplin bukan sekadar aturan sekolah, melainkan bekal utama dalam menghadapi persaingan di masa depan.
“Disiplin adalah kunci utama keberhasilan. Dengan disiplin, peluang untuk meraih kesuksesan akan semakin besar, baik di dunia kerja, pemerintahan, maupun sektor lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu secara efektif, menjaga ketertiban, serta membangun kebiasaan positif sejak dini agar mampu bersaing secara sehat, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Selain disiplin, Wagub menyoroti peran kerajinan dan ketekunan. Ia mencontohkan tokoh dunia seperti Stephen Hawking yang tetap berkarya di tengah keterbatasan fisik, serta Michael Phelps yang meraih prestasi melalui latihan dan kerja keras.
“Disiplin, kerajinan, dan ketekunan pasti membuahkan hasil. Kita harus bekerja total, tidak setengah-setengah,” tegasnya.
Untuk membangun interaksi, Wagub juga menggelar kuis bagi siswa. Ia turut membagikan pengalaman pribadinya sebagai atlet tinju, di mana ia berlatih hingga lima kali sehari. Berkat disiplin tersebut, ia berhasil meraih medali emas SEA Games dan tampil di ajang Olimpiade.
Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke dunia kepolisian melalui Akademi Kepolisian (Akpol), hingga mencapai jabatan Kapolda dengan pangkat jenderal, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan kini menjabat sebagai Wakil Gubernur NTT.
Ia menegaskan bahwa seluruh pencapaian tersebut tidak lepas dari dedikasi, kerja keras, konsistensi, serta kemampuan membangun strategi dan kerja sama.
Dalam bidang akademik, Johni juga mengungkapkan bahwa dirinya meraih gelar doktor pada Februari 2026 setelah melalui proses panjang di tengah dinamika tugas sejak 2019. Hal itu, menurutnya, menjadi bukti bahwa semangat belajar harus dijaga sepanjang hayat.
Lebih lanjut, ia mendorong siswa untuk membiasakan diri membaca setiap hari guna melatih pola pikir kritis, praktis, dan metodis. Ia juga mengingatkan agar penggunaan media sosial tidak mengganggu fokus belajar, bahkan menyarankan siswa tidak membawa telepon genggam ke dalam kelas.
Selain itu, siswa didorong untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara konsisten, mengingat kompetensi tersebut menjadi kebutuhan penting dalam dunia kerja global.
Di akhir arahannya, Wagub mengajak para siswa untuk mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa dengan belajar sungguh-sungguh dan meraih prestasi.
“Balas perjuangan orang tua dengan keseriusan belajar dan prestasi. Jangan lupa berdoa agar Tuhan memberikan yang terbaik dalam setiap langkah kehidupan,” tutupnya.
Bergitha abi















