Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Keluarga Besar Kaperwil BreakingNewspost.id Sulut Sampaikan Selamat Idul Fitri, Tekankan Toleransi dan Silaturahmi

6
×

Keluarga Besar Kaperwil BreakingNewspost.id Sulut Sampaikan Selamat Idul Fitri, Tekankan Toleransi dan Silaturahmi

Sebarkan artikel ini

ManadoBreakingNewspost.id Di tengah gemuruh takbir yang bergema dari Masjid Agung Fajar Indah hingga gereja-gereja di Manado, Keluarga Besar Kaperwil BreakingNewspost.id Sulawesi Utara melalui Ferdinand Redly Sahempa menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal aidin wal faizin dan mohon maaf lahir batin menjadi panggilan untuk mempererat persaudaraan di tanah Minahasa yang terkenal harmonis.

Ucapan ini dirilis Jumat (20/3/2026) malam WITA, bertepatan dengan puncak perayaan Lebaran di Sulawesi Utara—provinsi dengan komposisi penduduk Muslim 40%, Kristen 50%, dan lainnya. Ferdinand Redly Sahempa, tokoh kunci Kaperwil yang juga aktif di BreakingNewspost.id, menekankan Idul Fitri sebagai momen syukur dan penghormatan terhadap kebersamaan serta toleransi. “Di hari fitri ini, mari saling memaafkan, memperbaiki diri, dan meneguhkan ikatan kebersamaan. Semoga membawa berkah serta pengingat menjaga harmoni di tengah dinamika masyarakat Sulut,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com.

Latar Belakang dan Makna Lokal

Kaperwil BreakingNewspost.id Sulawesi Utara merupakan cabang daerah dari jaringan media dan persaudaraan kader yang fokus literasi digital serta isu sosial. Platform BreakingNewspost.id sering liput kegiatan Ramadhan seperti bagi-bagi takjil di Bitung dan webinar toleransi antaragama. Ucapan Sahempa mencerminkan realitas Sulut: perpaduan budaya Minahasa, Bolaang Mongondow, dan Sangihe yang kaya tradisi gotong royong.

Penduduk lokal pun merespons hangat. Ibu Siti dari pasar 45 Manado, yang berjualan kue lebaran, bilang, “Ucapan seperti ini bikin hati adem. Di sini, Lebaran dirayain bareng tetangga Kristen—saling kirim makanan.” Data Dinas Pariwisata Sulut catat lonjakan 30% wisatawan mudik, dengan kemacetan di Airmadidi akibat silaturahmi keluarga.

Secara nasional, Idul Fitri 1447 H jatuh 20 Maret pasca Sidang Isbat. Gubernur Sulut Olly Tenaryo ucapkan selamat serupa, tekankan zero conflict selama Ramadan—prestasi yang dibanggakan di provinsi rawan isu SARA.

Dampak Sosial dan Harapan ke Depan

Ucapan ini viral di BreakingNewspost.id, capai 15.000 views, perkuat peran media lokal lawan polarisasi. Sahempa tambah, “Manfaatkan momen untuk refleksi, kebersamaan keluarga, dan kepedulian sesama—jadikan Sulut teladan toleransi.” Di tengah tantangan inflasi makanan naik 5% (BPS Sulut), pesan ini ingatkan nilai spiritual di atas materi.

Momentum ini jadi pengingat: di Sulawesi Utara, Idul Fitri bukan hanya milik Muslim, tapi pesta kebersamaan seluruh warga. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *