Majene-BreakingNewspost.id — Warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Majene mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah tegas terkait persoalan penanganan sampah yang dinilai belum optimal. Mereka meminta Bupati Majene menegur pejabat dinas terkait, khususnya yang membidangi kebersihan, menyusul keluhan mengenai penumpukan sampah di lingkungan permukiman.
Keluhan warga mencuat setelah sampah rumah tangga dilaporkan menumpuk di pekarangan dan tidak segera diangkut oleh petugas kebersihan. Kondisi ini diduga terjadi akibat lemahnya sistem pengelolaan dan pengawasan di lapangan, termasuk koordinasi antara pejabat struktural dan petugas operasional.
Arifullah, salah seorang warga, pada Senin (23/3/2026), mengaku telah berupaya mengonfirmasi keterlambatan pengangkutan sampah kepada pihak terkait. Namun, respons yang diterima dinilai tidak memberikan kejelasan dan cenderung saling melempar tanggung jawab.
“Sudah kami tanyakan, tapi jawabannya saling lempar. Kadang diarahkan ke sopir, tapi tidak ada tindak lanjut. Sampah tetap dibiarkan menumpuk,” ujarnya.
Menurut warga, persoalan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan. Tumpukan sampah yang dibiarkan dalam waktu lama berisiko menjadi sarang lalat, tikus, serta berbagai vektor penyakit lainnya.
Warga juga menyoroti pentingnya kejelasan tanggung jawab di tingkat pelaksana. Tanpa pengawasan yang efektif dan sistem kerja yang terukur, pelayanan kebersihan dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Masyarakat pun meminta agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah, termasuk kinerja petugas pengangkutan. Penegasan tugas dan fungsi dinilai penting agar pelayanan publik dapat berjalan lebih akuntabel dan profesional.
Selain itu, warga berharap adanya penjadwalan pengangkutan sampah yang lebih teratur serta transparansi informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, warga dapat mengetahui waktu pengangkutan dan tidak terjadi penumpukan yang berlarut-larut.
Di sisi lain, persoalan ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Jika tidak segera ditangani, penumpukan sampah berpotensi memicu munculnya penyakit berbasis lingkungan serta menurunkan kualitas hidup warga.
Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Majene, termasuk respons langsung dari bupati, guna memastikan persoalan sampah tersebut dapat segera diatasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.Red















