Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaPristiwa

Dua Rumah Warga di Manciri Ajangale Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

122
×

Dua Rumah Warga di Manciri Ajangale Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini

BONE-Breakingnewspost.id — Kebakaran  terjadi pada Jumat malam, 6 Maret 2026, menghanguskan dua rumah warga di Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, kobaran api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga sebelum kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berada di sekitarnya. Dalam waktu singkat, api membesar dan melalap dua rumah yang berada di kawasan permukiman tersebut.

Warga yang berada di sekitar lokasi berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Mereka bergotong royong mengambil air dan berusaha menahan laju api agar tidak menjalar ke rumah warga lainnya.

Namun, material bangunan rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat kobaran api cepat membesar dan sulit dikendalikan. Dalam kondisi tersebut, warga lebih fokus menyelamatkan penghuni rumah serta barang-barang yang masih dapat dijangkau.

Sejumlah warga terlihat panik saat kebakaran berlangsung. Sebagian berusaha mengevakuasi barang-barang dari dalam rumah, sementara yang lain membantu memadamkan api dengan alat sederhana.

“Api sangat cepat membesar, warga hanya bisa berusaha memadamkan dengan air seadanya sambil menunggu bantuan datang,” ujar salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas berusaha mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Setelah dilakukan penanganan selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski demikian, dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah akibat dilalap api.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun para pemilik rumah harus menghadapi kerugian besar karena sebagian besar harta benda tidak sempat diselamatkan saat kebakaran terjadi.

Pasca kejadian, warga setempat terlihat bergotong royong membantu para korban dengan membersihkan puing-puing sisa kebakaran serta mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Sementara itu, pihak pemerintah desa bersama aparat terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak. Pendataan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mendesak para korban sekaligus menelusuri penyebab pasti kebakaran tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik maupun penggunaan api terbuka di lingkungan permukiman.

Di sisi lain, warga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait guna membantu meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *