PALOPO-BreakingNewspost.id – Anggota DPRD Kota Palopo dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Telluwanua dan Kecamatan Bara menggelar reses masa persidangan II tahun sidang 2025–2026 di pelataran Kantor Kecamatan Bara, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA ini dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Dapil IV, yakni Bata Manurun S.Sos, Chairil Natsir SH, Taming M. Somba SE, Saddam Lamude SH, Aris Munandar SH, serta Hj Andi Rusmiani S.Pd.

Turut hadiri Camat Bara, Dewagau Laide, S.Hut, para lurah se-Kecamatan Bara, Ketua LPMK, Ketua RW, Ketua RT, serta perwakilan dari sejumlah instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Selain itu, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dari berbagai wilayah juga ikut ambil bagian dalam forum tersebut.
*Wadah Aspirasi Warga*
Reses menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada para wakil rakyat.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan warga dari masing-masing kelurahan menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai perlu segera mendapat perhatian pemerintah.
Secara umum, isu yang paling banyak disoroti adalah persoalan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah. Warga berharap adanya peningkatan layanan pengangkutan serta solusi jangka panjang dalam penanganan sampah.
Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan distribusi air bersih dari PDAM yang dinilai belum sepenuhnya lancar. Mereka meminta adanya perbaikan sistem pelayanan agar kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara merata.
*Pohon Rawan Tumbang Jadi Perhatian*
Isu lain yang mencuat dalam reses tersebut adalah kondisi pohon-pohon di sepanjang jalan poros wilayah Telluwanua hingga Rampoang. Warga menilai sejumlah pohon sudah mulai rapuh dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Masyarakat meminta agar pemerintah melalui instansi terkait segera melakukan pemangkasan, bahkan penebangan jika diperlukan, guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Pasalnya, kondisi tersebut disebut telah beberapa kali menyebabkan korban.
*Dorongan Sinergi Antarinstansi*
Kehadiran berbagai instansi dalam kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan masyarakat. Camat Bara, Dewagau Laide, menilai forum reses menjadi sarana strategis untuk mempertemukan berbagai pihak dalam satu ruang dialog.
Menurutnya, koordinasi yang baik antara DPRD, pemerintah kecamatan, dan instansi teknis sangat diperlukan agar setiap persoalan dapat ditangani secara efektif.
*Komitmen Tindak Lanjut*
Para anggota DPRD yang hadir menyatakan komitmennya untuk menampung seluruh aspirasi masyarakat. Mereka memastikan setiap masukan akan dibahas lebih lanjut dalam forum resmi DPRD untuk diperjuangkan dalam program pembangunan daerah.
Reses ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan solusi konkret bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di Kecamatan Bara dan Telluwanua. (Ani A.P)















